Showing posts with label nasi. Show all posts
Showing posts with label nasi. Show all posts

Monday, October 8, 2012

nDalem Abimanyu: Warung Teh & Ayam Bakar

Rumah makan bernama Sate Klathak Pak Bari boleh saja menjual gulai, balungan, atau kicik. Tapi saya meyakini bahwa kebanyakan orang mengunjunginya karena ingin memesan sate klathaknya. Makanya, saya lumayan heran sewaktu menemukan rumah makan bernama Ndalem Abimanyu yang diberi keterangan tambahan: warung teh dan ayam bakar. Ayam bakarnya mungkin saja bisa dibikin beda dengan yang lain, tapi teh? Bakal bisa seistimewa apa sih segelas teh itu?


Ndalem Abimanyu terletak di kawasan Kolombo, nggak jauh dari il Mondo. Melihat penampakannya yang "rumah banget" saya sih bakal percaya-percaya aja kalau dibilang si empunya rumah makan ini ya memang bernama Abimanyu. Berhubung Ndalem Abimanyu ini bukanya menjelang petang, saya sengaja ke sana sepulang dari kelas sore EEC. Kebetulan lokasinya juga lumayan dekat dari USD.

Complimentary:
Free Ice Cream
3/5
Sebenarnya komposisinya cenderung didominasi sama roti tawar. Nggak masalah sih karena malah jadi bikin inget jajanan semasa SD :') Terlepas dari rasanya, saya mah mengapresiasi banget dikasih complimentary begini. Pake diskon lho ini... Jarang tauk pake voucher diskon terus masih dikasih complimentary tu :(

Makanan:
1. Nasi Galau (12.000 IDR)
3/5
Embel-embel galau mengacu pada sambal yang digunakan sebagai pelengkap, yaitu sambal galau. Etimologinya nggak jelas deh kenapa dinamakan begitu. Kayaknya ya cuma gara-gara kata "galau" lagi ngehits aja. Selain sambal, menu bernama nasi galau ini terdiri atas nasi yang dibungkus daun pisang, dilengkapi dengan lauk bandeng dan oseng tempe. Rasanya sih enak-enak saja, tapi ya standar. Menu rumahan banget.

2. Singkong Bangkong
3/5
Sebenarnya dengan voucher yang saya punya, saya bebas memilih antara pisang goreng negro (pisang goreng saus coklat) dan singkong bangkong (singkong kukus bertabur keju). Berhubung lagi mood makan gurih-gurih, saya lebih memilih si singkong daripada pisang. Rasanya ya nggak jauh-jauh dari singkong keju kayak di dekat Panti Rapih, tapi si singkong ini menurut saya kurang empuk.

Minuman:
Teh Mawut
2/5
Ini dia yang akan menjadi jawaban atas keheranan2 saya! Bakal seistimewa apa sih si teh mawut ini? Kalau menilik dari namanya malah bikin khawatir ya :p Rasa tehnya ... jreng jreng... ya kayak teh biasa. WHY??? :|

Dll:
- Buka setiap hari pkl 16.00--24.00 WIB
- Parkir gratis
- Harga sudah termasuk pajak
- Jadi ya, sebelah rumah makan ini ada dokter anak (atau memang serumah ya?) dan beberapa pengunjung rumah makan ini ya para ortu dan anak-anak yang lagi antre dokter itu. Saya curiganya rumah makan ini memang sengaja memanfaatkan kebunnya jadi rumah makan sebagai tempat jajan para pengantre dokter itu sih. Naisss.

Mau ke sini lagi?
Kalaupun saya ke sini lagi bukan karena tehnya, tapi suasananya. Nyaman banget kayak di teras rumah sendiri.

Rating: 3/5

Ndalem Abimanyu
Kompleks Kolombo No. 19, Sleman
(Pertigaan dekat il Mondo, belok ke utara)
(0274) 7188 300/08572 788 6263
@nDalemAbimanyu

Tuesday, October 2, 2012

Nasi Bakar Wirobrajan

Zaman masih kuliah dulu *berasa tua deh nulis gini +_+*, bersama pacar yang dulu, saya lumayan sering mengunjungi sebuah rumah makan di Sagan bernama Nasi Bakar Wirobrajan. Dilihat dari nama dan lokasinya, sudah jelas banget sih kalau rumah makan ini rumah makan cabang. Saya cukup puas dengan rumah makan ini dan malah belum pernah ke rumah makan pusat. Putusnya hubungan dengan pacar dulu itu rupanya juga berakibat pada putusnya hubungan saya dengan rumah makan ini :p Saya jadi nggak pernah ke sini lagi dan rumah makan ini mulai saya lupakan. Saya teringat dengan rumah makan ini lagi ketika menyambangi web diskon kuliner seperti biasa. Rupanya ada promo diskon di rumah makan pusat.

(nasibakarwirobrajan.blogspot.com)
Berhubung saya puas dengan rumah makan cabang, saya membeli kupon diskon tersebut dan datang dengan ekspektasi tinggi. Asumsi saya, rumah makan pusat tentunya sama atau bahkan lebih enak. Anehnya, sewaktu melihat daftar menu, kok banyak menu asing ya... Saya nggak terlalu ingat menu apa saja yang dijual di rumah makan cabang, tapi seingat saya bukan yang sedang saya baca itu deh... 

Makanan:
1. Nasi Bakar Kuali XO Tuna (10.000 IDR)
3/5
Nggak habis saya makan. Panaassss dan pedeeessss.

2. Lele Bakar (5.500 IDR)
4/5
Dibeli sebagai lauk si nasi bakar. Sebenarnya nasi bakar yang saya pesan bisa dimakan tanpa lauk tambahan, tapi saya butuh sesuatu untuk menetralisasi rasa pedes dan panas yang saya dapat dari nasi bakar :| Menu paling enak!

Minuman:
Es Ireng Manis (5.000 IDR)
2/5
Murni saya pesan karena menu spesial di sini. Epic fail. Minuman kok pedes :(( Nggak habis saya minum juga. Saya lebih setuju untuk mengubah nama es ireng manis ini menjadi es cokelat pedes :|

Daftar Menu:
Menu Makanan
Menu Minuman
Dll:
- Buka setiap hari Senin--Sabtu pkl 11-21
- Parkir gratis
- Harga sudah termasuk pajak

Mau ke sini lagi?
Yang di Sagan masih nggak ya? Saya mau ke situ aja :(

Rating: 3/5

Nasi Bakar Wirobrajan
Jl. Kapten Tendean 22A, Yk
(0274) 38 333 8
@naskarwiro

Friday, July 27, 2012

Bukit Bintang: Kedai Makan Khas Penang

Salah satu restoran favorit yang terancam gulung tikar nih. Sepi terus padahal enakk :(


Makanan:
4/5
Minuman:
1. Teh Tarik Hangat (7.000 IDR)
4/5
2. Teh Tawar Hangat (1.000 IDR)
3/5
Daftar Menu:

Mau ke sini lagi?
Mauuuu.. Tapi semoga berumur panjang yaa :(

Rating: 4/5

Bukit Bintang - Kedai Makan Khas Penang
Jl. Monjali No.78 D, Yk

Tuesday, July 24, 2012

Resto Rempah Asia: Rumah Makan Candu

Bisa punya blog kuliner begini sebenarnya sebuah prestasi bagi saya yang aslinya cenderung loyal dengan rumah makan tertentu. Dulunya, daripada menjajal rumah makan baru yang kualitasnya masih dipertanyakan, saya lebih suka mengunjungi rumah makan yang sudah cocok dengan lidah saya. Terus-terusan. Salah satu rumah makan yang nggak pernah bosan saya kunjungi sehingga saya cenderung kesitulagi-kesitulagi adalah Resto Rempah Asia. Rasanya enak dan menunya banyak sehingga saya bisa bereksperimen menjajal semua menu yang ada. 

(syambas-effendi.blogspot.com)
Makanan:
1. Nasi Goreng Pattaya (12.000 IDR)
4/5
Nasi goreng ini saya pesan sebagai penghibur atas menghilangnya sebuah rumah makan kesayangan bernama Babe Gue. Nasgor Gulung di Babe Gue itu uenaaak bangeeet. Modelnya ya kayak nasi goreng Pattaya begini, digulung pake telur dadar. Yang di Rempah Asia ini ya enak sih, tapi jelas jauh lebih enak nasgor di Babe Gue :((

2. Nasi Lemak Daging Rendang (17.000 IDR)
4/5
Dipesan oleh pacar, seorang fans sejati nasi uduk. Rasanya kayak nasi uduk, katanya. Yang berarti sebuah pujian.

Minuman:
1. Es Horlicks (11.000 IDR)
4/5
Di mana ku bisa membelimu? :(
Mahal banget ya minuman ini? :( Horlicks ini aslinya minuman bubuk kemasan yang cuma dipasarkan di negara-negara tertentu, antara lain Inggris, Selandia Baru, dan Malaysia. Minuman ini menurut saya enaaak bangeet. Sepintas mirip Energen, tapi beda deh, jauh lebih enak! Kadang saya ke Rempah Asia hanya demi si Horlicks ini. Kalau suatu hari nanti saya bisa nemu Horlicks kemasan mungkin juga saya nggak akan ke Rempah Asia lagi kok :p  

2. Es Teh Tarik (7.000 IDR)
4/5
Jenis es teh tarik yang meskipun instan tetap enak :9

Dll:
- Buka setiap hari pkl 08--02 WIB
- Harga sudah termasuk pajak
- Parkir bayar
- Pelayanannya agak lama, jangan ke sini deh kalau lagi buru-buru- Menu lain dapat dilihat di sini dan situ
 

Mau ke sini lagi?
Pasti. Demi Horlicks!

Rating: 4/5

Resto Rempah Asia
Jl. Kaliurang km.5 No.21
081 725 0170

Sunday, July 22, 2012

The Waroeng of Raminten

Meskipun Raminten punya beberapa cabang, saya nggak heran melihat kemunculan cabang-cabang baru ini sama sekali tidak memberi dampak signifikan terhadap penyebaran konsentrasi pengunjung dari Raminten pusat. Antrean Raminten yang di Kotabaru tetap saja tidak masuk akal! Setiap Raminten menurut saya punya fansnya sendiri-sendiri karena meskipun judulnya "cabang", mereka menawarkan menu yang berbeda-beda. Selain karena faktor lokasi, tentu saja.

(viasoul.blogspot.com)
Saya sempat mengalami periode mengunjungi Raminten cabang pertama, The Waroeng of Raminten di Jakal uatasss, saat rumah makan tersebut masih tergolong sepi. Wajar, pikir saya, para pengunjung di sini pastilah para wisatawan yang barusan dari Kaliurang dan cuma mampir. Mana ada sih yang niat banget mau naik ke Jakal km belasan hanya untuk makan? Jawabannya, banyak.

(otomotif.bosmobil.com)
Baru-baru ini saya ke sana lagi, duh, memang belum menyamai keramaian Raminten Kotabaru sih, tapi saya sudah harus mengalami pengalaman gondok karena menunggu pesanan luamaaaaa bangeeeet. Bahkan ada pula pesanan yang nggak diantar-antar, begitu saya tanyakan, e lha kok waiter-nya bilang udah abis. Kami dibiarin nunggu tanpa diberi tahu lho. Rrrrrr...

Makanan:
Sego Kucing Single (1.000 IDR)
4/5
Menu yang saya pesan di Raminten kalau lagi nggak ada ide mau pesan apa. Murah meriah, enak, dan mengenyangkan.

Minuman:
3/5
3/5
Dll:
- Buka setiap hari pkl 11--23 WIB
- Harga sudah termasuk pajak
- Parkir bayar
- Aslinya saya puas dengan harga dan kualitas rumah makan ini, tapi sejak makin rame agak ngeselin :p

Mau ke sini lagi?
Hanya kalau punya banyak waktu. Sumpah deh, rumah makan ini semakin rame kayak si pusat.

Rating: 3/5

The Waroeng of Raminten
Jl. Kaliurang km 15,5
Sleman
(0274) 2654 254

Wednesday, July 18, 2012

Kongkow Boek Bengkong

Angkringan berasal dari kata angkring yang berarti 'duduk santai' alias 'nongkrong'. Wujudnya biasanya berupa gerobak dorong yang menjual berbagai makanan dan minuman tertentu seperti sega kucing, gorengan, baceman, berbagai macam sate, wedang jahe, dll. Saya kurang setuju kalau ada yang menyebut Raminten sebagai perwujudan sebuah angkringan modern. Raminten sekadar menyediakan sega kucing sebagai salah satu menunya, tapi ya sudah. Konsep duduk-duduk santainya sudah agak bergeser jauh. Menurut saya ada rumah makan lain yang lebih dekat dengan istilah angkringan modern, yaitu Kongkow Boek Bengkong di daerah Jakal. Kongkow artinya 'nongkrong', boek atau buk artinya 'jembatan', sementara bengkong artinya 'berbelok'. Kongkow Boek Bengkong? Ya artinya kira-kira 'tempat nongkrong yang lokasinya ada di belokan jembatan' gitu deh. Nggak bakal susah kok nemu lokasinya. Daerah Jakal sebelum UUI ada enggok-enggokan agak tajam, nah di situ deh. Kalau dari kota pas di sebelah kanan.

@BoekBengkong
Makanan:
1. Nasi Angkring (1.500 IDR) + Sayur Kikil (3.000 IDR) + Sate Ati (2.500 IDR) = 7.000 IDR
4/5
Untuk kualitas sih nggak perlu ditanyakan ya: enak! Tapi berasa mahalnya deh. Terutama karena sayur kikilnya cuma saya ambil seuprit, huhu. Jadi kalau ke sini dan ambil menu angkringan, minimalkan variasi tapi maksimalkan kuantitas.

2. Tempe Goreng Lemu (5.000 IDR)
3/5
Enak juga sih, tapi akan lebih maknyus kalau sambalnya bukan sachet-an melainkan homemade atau malah cabe aja sekalian.

Minuman:
Milo Panas (3.500 IDR)
3/5
Dll:
- Buka setiap hari pkl 16.00--24.00 WIB
- Parkir bayar
- Lokasinya enak, pinggir kolam dan temaram, tapi kalau yang deket jalan raya agak serem ada suara truk lewat di atas.
- Makin ke sini variasi makanan nonangkringan makin banyak dan jadi melunturkan sifat keangkringan itu sendiri #halah

Mau ke sini lagi?
Boleh deh, tapi kalau lewat-lewat daerah Jakal aja.

Rating: 3/5

Kongkow Boek Bengkoeng
Jl. Kaliurang km 12,5, Yk
(0274) 858 5791
@BoekBengkoeng

Thursday, June 7, 2012

Dago Tea House

Berwisata kuliner ke Dago Tea House ini dipilih karena seriiiinggg banget dengar, jadi kok kayaknya terkenal. Sayangnya faktor terkenal tersebut jadi bikin malas survei sehingga berakibat pada wisata kuliner yang berantakan. Bencana dimulai ketika saya dan teman sama-sama lagi BT karena suatu hal yang menyebabkan ketidaktelitian plus emosian dalam mencari alamat dan ber-GPS ria. Dari googling seadanya kami menemukan bahwa Dago Tea House berada di Jalan Bukit Dago Selatan. Lha mbok arep digoleki nganti semaput ra bakal ketemu karena yang benar rupanya Jalan Bukit Dago Utara dan bukan Jalan Bukit Dago Selatan. Berhubung jalannya agak imut dan njlimet, kesalahan satu kata ini jebul berakibat fatal dan bikin nyasar-nyasar mangkel. Long story short, Dago Tea House akhirnya ketemu meskipun bentuknya tidak meyakinkan. Petunjuknya nggak jelas, suasananya gelap, dan bangunannya nggak kayak dugaan karena rupanya Dago Tea House ini bukan cuma buat tempat makan-makan, tapi juga pertunjukan budaya.


(tripholiday.net)
Complimentary:
Teh Panas Tawar

2/5
Cuma hangat, kurang panas :(

Makanan:
1. Nasi Timbel Bakar Komplet (34.000)

3/5
Sebenarnya saya nggak terlalu suka nasi timbel karena kepadatannya yang agak aneh. Tapi berhubung sudah di Sunda masak nggak makan nasi timbel! Nasinya sih tetap nggak begitu suka, tapi ayam bakarnya lumayan dan tahunya enak banget. Untuk sayur juga kurang suka. Lha wong sayur ala Jawa aja nggak begitu doyan, apalagi ini disuruh makan leunca. Huek.

2. Nasi Bogana Komplet (19.000)

3/5
Saya cuma icip sedikit, tetapi lumayan suka. Saya belum pernah makan nasi-campur-rempah-mboh-apa beginian sehingga menurut saya ini menu eksotis :9

Minuman:
Bajigur/Bandrek? (7.000 IDR)

2/5
Seingat saya, saya pesan bandrek, tapi ini kok berasa ada santannya ya? Lumayan sih bikin anget, tapi gelasnya yang agak pliket lumayan bikin ilfil :( 

Dll:
- Buka setiap hari pkl 09.00--22.00 WIB
- Parkir bayar
- Mungkin review kali ini agak subjektif dan tidak terlalu berhubungan dengan rasa makanan. Tapi beneran deh, TERLALU BANYAK faktor eksternal yang bikin mood makan saya di sini berantakan. Mood awal udah bete, nyasar-nyasar, waiter yang melamun sewaktu dipesani makanan, gelas yang agak pliket, dan yang paling parah adalah sebelahan sama serombongan orang yang ketawa-berisik-sok-asyik dan salah satunya sebentar-sebentar BUANG DAHAK! Semua itu bahkan bikin saya lupa untuk menikmati pemandangan Bandung dari atas (yang seharusnya ciamik).

Mau ke sini lagi?
No, thanks. Bukan karena rasa makanannya, tapi di sini saya punya kenangan yang tidak terlalu menyenangkan :'(

Rating: 2/5

Dago Tea House
Jl. Bukit Dago Utara No. 53
(022) 250 5365

Monday, May 28, 2012

Kedai Tiga Dara

Karena rumah teman SMA saya banyak yang ada di Minomartani, dulu kawasan ini juga termasuk kawasan gaul saya. Biasanya saya ke sana lewat pohon beringin dekat Terminal Concat, belok kanan, dan bablas ke Jalan Anggajaya Dua. Dalam rangka mengantar Icha pulang ke rumah beberapa minggu yang lalu, setelah sekian lama akhirnya saya melewati lagi jalan ini. Cukup banyak bangunan baru yang manglingi, salah satunya adalah rumah makan yang cukup mencolok bernama Kedai Tiga Dara. Apanya Kedai Tiga Nyonya? Entahlah. Hari ini saya mengunjungi Kedai Tiga Dara secara impulsif. Ceritanya mampir dari Kantor Pajak. Sendirian.

(diskon.com)

Makanan:
1. Nasi Langgi Empal (12.500 IDR)

3/5
Belakangan saya mengurangi makan nasi putih dan begitu disodori seporsi nasi plus lauk begitu refleks tenggorokan saya terasa seret, entah kenapa. Nasi langgi ini (searah jarum jam) terdiri atas lalap tomat & ketimun, sambal, empal, keripik kentang, abon, dan srundeng. Rasanya sih enak, tapi belakangan saya kurang doyan nasi, jadi ya gitu deh. Meskipun jenis lauknya banyak, tapi saya masih merasa kurang lauk dan akhirnya memutuskan memesan menu tambahan di bawah. 

2. Jamur Crispy (5.000 IDR)

4/5
Saya selalu suka jamur crispy karena fleksibel untuk dijadikan lauk atau cemilan. Dan jamur crispy yang ini enak deh! Jamur ini nggak terlalu crispy seperti jamur crispy lain yang tepungnya dibanyakin dan merupakan versi lebih baik dari jamur crispy favorit saya yang biasa dijual di Sunmor. Yang di Sunmor enak, tapi agak tawar. Yang ini bumbunya pas.

Minuman:
Es Sekoteng (5.000 IDR)

2/5
Berhubung Jogja sedang panas saya berharap banyak terhadap minuman ini untuk mendinginkan tenggorokan saya. Sayangnya isiannya (tape ketan, kolang-kaling, agar-agar) terlalu banyak sehingga baru awal menyedot saja, sisa airnya tinggal sedikit. Masih hausss. Bukan minuman yang cocok untuk penghilang dahaga, terlalu mengenyangkan.

Dll:
- Tempatnya nyaman. Saya ke sini sendirian, tapi cukup betah berlama-lama di sini.
- Buka setiap hari pkl 10.00--23.00 WIB
- Parkir gratis

Mau ke sini lagi?
- Hanya kalau lewat-lewat daerah situ.

Rating: 3/5

Kedai Tiga Dara
Jl. Anggajaya 2 No. 75
Condongcatur
(0274) 889 307